Detail Cantuman Kembali
penentuan kriteria lokasi latihan kapal selam TNI AL dengan pendekatan fuzzy multi criteria decision making (FMCDM)
Dalam rangka membangun kesiapan Alat Utama Sistem Persenjataan dari Kekuatan Pokok Minimum TNI AL, terutama tentang rencana penambahan dan pengadaan 3 Kapal Selam baru pada tahun 2017 , maka perlu disiapkan pengembangan dan kajian daerah latihan kapal selam yang strategis dan optimal, yang mendukung latihan dan kesiap-siagaan kapal-kapal selam TNI AL sehingga siap tempur sesuai fungsi hakikinya, penelitian ini bertujuan untuk menentukan pembobotan kriteria lokasi latihan Kapal Selam yang terbaik dengan cara menganalisa dan mengkaji beberapa kriteria lokasi latihan Kapal Selam TNI AL yang telah ada dan mengembangkannya pemilihan kreteria daerah latihan kapal selam ini menggunakan pendekatan Fuzzy Multiple Criteria Decision Making (FMCDM) adalah suatu metoda yang terukur, ilmiah dan sistematis yang dipergunakan untuk menganalisa dan menghilangkan kekaburan / fuzziness data-data dan kriteria yang bersifat kualitatif yang mempunyai nilai subyektifitas tinggi, kesimpulan pengolahan dan analisa data dengan metode Fuzzy MCDM didapat 10 (sepuluh) kriteria daerah lokasi latihan KS yang kompatibel dengan nilai kepentingan atau bobot dari tiap-tiap kriteria yang meliputi : kondisi halangan/rintangan 0.126, kecepatan arus 0.116, maneuver kapal 0.105, luas perairan 0.105, salinitas 0.105, kedalaman perairan 0.096, ketersediaan logistik 0.095, densitas 0.087, pasang surut 0.087, ketersediaan material 0.077. Hasil dari penilain bobot kriteria tersebut telah diverifikasikan ulang kepada para expert dengan hasil 90% setuju, 5% sangat setuju dan 5% tidak setuju.
621.15.13 Wis p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
iii, 57 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







